Rabu, 17 Juni 2015

Menikmati perjalanan ke Kuala Lumpur dengan biaya yang lumayan murah

Siang yang cerah ditengah jam istirahat kantor menyempat diri untuk melanjutkan cerita tentang perjalanan ke negeri jiran yakni Malaysia. Tidak sesulit ketika ke Thailand dikarenakan masyarakatnya juga pandai menggunakan bahasa melayu yang notabene sama dengan bahasa Indonesia, jadi jangan khawatir utk kesasar dan transportasi disana pun cukup memanjakan kita utk jalan-jalan disana, tak sulitlah...


Salah satu rute perjalanan wisata di Malaysia yakni Menara Kembar


Pertama sekali ke Malaysia tepatnya tanggal 7 - 9 Maret 2014, mengingat hal ini sedih sih sebenarnya tiket dipesan jauh-jauh hari ketika saya masih tinggal di Banda sehingga saya memesan penerbangan dari Banda ke Malaysia. Menempuh perjalanan darat yang jauh sekitar 12 jam dari Medan ke Banda Aceh alhasil kami pun terlambat hanya beberapa menit dan pesawat pun belum tiba kami tidak dapat lagi untuk diberikan check in, saya hanya memikirkan perasaan istrinya yang mana dia sangat semangat untuk pergi dan kami memutuskan untuk terbang ke Medan dan berangkat ke Malaysia dari Medan tadinya tiket PP airasia hanya 300rb pp dan akhirnya satu orang menjadi 2jt pp. Sesampai disana pun sudah tengah malam. Kami tidak akan menyia-nyiakan waktu yang ada besok paginya sudah mulai bergerak langsung menuju menara kembar dan tempat berbelanja yang lumayan murah yakni di sungai wang. Saat itu posisi kami menginap di china town.

Anak dan istriku yang sedang bergaya di Menara Kembar

Sea worldnya Malaysia di Menara Kembar

Shalat Dzuhur di Mesjid Jamee'

Cerianya aku dan anakku di China town

Perjalanan yang kedua ke Malaysia bersama dengan teman-teman dari kantor yang di Lubuk Pakam kami memanfaatkan jarak yang dekat antara kantor dengan bandara kuala namu sehingga kami dapat terbang di Jumat malam tepatnya pada tanggal 23 - 25 Mei 2014. Saat itu saya tidak mengikutsertakan anak dan istri saya, sebenarnya sedih juga sih tapi karena 2 bulan sebelumnya kami sudah pergi ke 2 negara di luar negeri akhirnya saya memutuskan untuk pergi sendiri bersama teman2. Dengan berdasarkan pengalaman baru 1 kali pergi saya dipercaya untuk memimpin rombongan termasuk pengaturan rutenya. Dan kali ini kami menyempatkan diri untuk ke Genting Highland, niat dalam hati next time saya harus ajak anak dan istri saya. Saat itu posisi kami menginap di china town.

Rumah Cokelat di kaki Genting Highland

Bergaya di Petaling Street China town


Muzium Tekstil Negara Malaysia

Snow World Genting Highland berasa di kutub


Alhamdulillah niat dalam hati saya terwujud pada waktu setahun kemudian tepatnya tanggal 3 - 5 April 2015 namun kali dengan rombongan kantor yang berbeda yakni teman kantor di Meulaboh, harus menempuh perjalanan yang panjang terlebih dahulu kami, 14 jam perjalanan dari Meulaboh ke Medan begitu juga saat pulangnya, lelah tapi bahagia karena teman-teman juga begitu, mungkin karena kerjaan yang banyak sehingga rasanya butuh liburan, inilah petualangan mereka yang sangat seru tentunya. Dengan menjalankan rute yang sama dengan perjalanan sebelumnya namun tetap seru ditambah lagi anak dan istri saya ikut. Saat itu posisi kami menginap di Bukit Bintang

Kedinginan di snow world genting highland

Suasana malam hari bukit bintang kalau tidak kuat iman bisa rusak...

Persiapan menaiki LRT merupakan transportasi yang mudah dan murah

Believe it or not di Genting Highland

Cable car yang panjang dan curam menuju puncak Genting Highland

Arena bermain untuk anak-anak di Genting Highland

NB: satu saran ketika hendak ke genting baiknya direncanakan kapan kepulangannya bila tidak menginap disarankan langsung membeli tiket bus untuk kembali ke KL sentral ketika membeli tiket cable car.

Berikut roundown kegiata beserta rincian biaya di Kuala Lumpur


Demikian rangkaian pengalaman saya ke Kuala Lumpur semoga bermanfaat dan dijadikan acuan tidak mahal dan happy intinya...

Senin, 15 Juni 2015

Berbagi Pengalaman Perjalanan Ke Thailand



Pertama sekali jalan-jalan ke luar negeri ya ke Tahiland seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya dengan modal bahasa inggris yang pas-pasan dan searching google serta nekat akhirnya saya dan keluarga beserta adik ipar memutuskan untuk berangkat tanggal 12 - 15 Maret 2013. Naik airasia.com tiket saat itu kurang lebih 800rb pp perorang karena anak saya masih kurang dua tahun maka free hanya bayar dikitlah.

Tanggal 12 Maret 2013 berangkat dari bandara polonia pukul 2 siang dan sampai di Thailand pukul 4 sore dengan segala macam administrasi di bandara dan perjalan menuju ke hotel hingga sampai di hotel pukul 6 sore. Karena sudah masuk malam dan hari mulai gelap kami mencari makan terlebih dahulu yakni di KFC dan tanpa rasa lelah kami keliling hotel saja dahulu dikarenakan suasananya juga ramai. Keesokan harinya start dari pagi kami mulai mengelilingi Thailand yakni ke Grand Palace, Wat Phoo, Madame Tussaud, Siam Ocean, Central World dan hingga akhirnya kelelahan. Untuk hari kedua tersebut kami memang hanya konsentrasi untuk jalan-jalan, di hari ketiganya kami fokus untuk berbelanja bisa dibilang di Thailand ini merupakan surganya berbelanja karena harga yang bisa dibilang murah, hari terakhir sebelum kembali ke tanah air pun kami masih sempat untuk berbelanja.

Suasana menunggu di Polonia

Sampai di Bandara Don Meuang Thailand

Grand Palace begitu luas dan saran memakai topi karena panas

Wat Phoo dengan sleeping budha nya yang besar dan masuk harus berpakaian yang sopan

Madame Tussaud

Kapan lagi foto ma Madona

Siam Ocean

Shopping Time dan anak pun sudah kelelahan

Setahun kemudian tepatnya 18 - 20 Maret 2014 saya kembali ke Thailand namun kali ini kami tetap berempat dan yang saya ajak adalah mama saya, rutenya sama hanya bedanya saat malam kami menyempat diri untuk ke Asiatique.

Suasana Asiatique


The Highest Ferris Wheel In Thailand ya di Asiatique juga

Tempat menarik yang dikunjungi


Berikut Tips Perjalanan di Thailand yang dapat saya rangkumkan...

Pertama-tama yang harus dilakukan ketika sampai bandara di Bangkok adalah mencari taxi dan dengan jelas kita harus mengucapkan dengan benar alamat yang dituju, dikarenakan sebagian orang-orang disana tidak mengerti bahasa inggris. Tempat pemesanan taxi umum di airport adalah kita menuju keluar terminal bandara, disana aka nada seperti loket untuk memesan taxi, kita tidak bisa sembarangan menyetop taxi di airport. Disana akan ada yang melayani, rata-rata bisa berbahasa inggris.

Suasana di Bandara Don Meuang


Untuk daerah tujuannya yaitu adalah The Nest Hotel Petchburry Road Soi 17, Nest Hotel yang telah dipesan melalui agoda.com dan juga tidak mahal hanya 300rb semalam kamarnya bersih dan dekat dengan perbelanjaan (direkomendasikanlah untuk menginap) , taxi menuju ke hotel menggunakan argo, tapi nanti di tengah jalan supir taxi menawarkan masuk ke jalan tol (si supir bilangnya Highway) untuk menghindari macet, tapi dikenakan biaya tol dan itu diluar dari argo taxi, jadi kita harus menyediakan uang untuk masuk tol. Biasanya sih masuk tol Cuma sekali saja, tetapi ada beberapa taxi yang menawarkan masuk tol itu sampai 2 kali masuk supaya cepat sampai hotel.
Sampai di hotel yang mesti dilakukan adalah segera check in dan biasanya akan diminta uang untuk deposit sebesar 1000 bhat,

Suasana di The Nest hotel yang bersih


Setelah check in kita bisa melakukan jalan-jalan di sekitaran hotel, jangan sampai kesasar, tandai beberapa bangunan yang ada didekat hotel. Dan ingat disana orang-orangnya gak seramah orang-orang di indo.
Untuk membeli sim card untuk HP, silahkan dibeli di Seven Eleven, didekat hotel banyak. Beli lah kartu TRUE, minta aktifkan si kasir atau liat kertas petunjuk didalam kotak dan segera isi pulsa ( bilangnya TOP UP), rekomendasi sih top up 300 bhat, sekalian untuk telepon,  jika sudah aktif cara mengaktifkan layanan Blackberry Cuma sms ke 92323 ketik BB3 untuk layanan 3 hari atau BB7 untuk layanan 7 hari, pilihannya cuma dua.

Restaurant Halal dekat hotel yaitu MAEDAH Restaurant, jenis makanannya sih Malaysian food, jadi masih bisa kita makan, untuk lokasinya coba ditanyakan sama resepsionist hotel, Selain maedah kalau mau makanan cepat saji dianjurkan adalah KFC karena di KFC tidak ada jualan burger daging naumn kalau McD terdapat burger daging yang mana dagingnya diragukan. Bila hendak jalan-jalan di asiatique didepan asiatique terdapat mesjid dimana didaerah sekitar menjual makanan halal.
Satu hal yang perlu di waspadai,  khususnya perempuan GAK USAH BAWA TAS!!!, gunakan saja tas selempang kecil dan dihadapkan ke depan. Untuk keperluan yang lainnya gunakan saja ransel. Uang kalau bisa di letakan secara berpisah2 seperti di kantong celana, tas selempang kecil. Disana apalagi di pasar-pasarnya sangat rawan maling, biasanya menggunakan silet. Pasport disimpan di koper dan di gembok setia kali mau pergi, bawa saja fotocopyan passport.

Prathunam Market. Ada lorong di depan hotel disamping First house hotel, masuk saja kesitu, buka dari pukul 08 pagi sampai sore hari. (rekomendasi) barang murah tapi perlu hati-hati karena banyak baju-baju yang jahitannya tidak rapi.
Platinum Shopping Mall, di Patchburry road, cukup jalan kaki saja ke depan, Tepat didepannya ada jembatan penyebrangan yang besar.  disini barangnya agak mahal2 tapi untuk kualitas disini sudah sangat bagus. Bangunannya terdiri dari 5 lantai, Lantai 1,2, dan 3 dikhususkan untuk pakaian perempuan, 4 pakaian laki-laki, 5 pakaian anak-anak dan aksesoris. Di Paltinum juga terdapat makanan yang halal.

Suasana di sekitaran hotel


Mall MBK, kesini naik tuk tuk, biaya sekita 100-150 bhat, sistem tawar, bilang aja ke MBK mall. Barang disini hamper sama kayak di platinum, tapi di mall ini banyak juga jual barang Elektronik, disini juga ada restaurant halal, yaitu YANA RESTAURANT yang terletak di lantai 4, coba Tanya-tanya saja sama penjaga took yang berada di lantai 4.
Didepan MBK terdapat 3 Mall, yaitu Siam Discovery, Siam Center dan Siam Paragon, di dalam siam Discovery terdapat museum Madam Tussaud, di 2 mall lainnya hanya barang-barang branded ternama.

Naik tuk tuk


Central World, Ini masuk jajaran 3 besar mall terbesar di dunia, kesini naik tuk tuk berkisar 100 bhat. Didalamnya menjual barang-barang bermerk. Tidak terlalu rekomendasi kalau untuk shopping, tapi untuk foto-foto boleh lah.



Tempat Wisata

Grand Palace, yaitu istana raja, kesini wajib menggunakan pakaian sopan dan menggunakan sepatu, rekomendasi kesini wajib bawa topi dikarenakan sangat panas dan luasnya istana. Didekat Grand Palace terdapat sebuah kuil yang dinamai Wat Pho, disini terdapat patang budha raksasa yang sedang tidur ( Sleeping Budha) jalan kaki saja dari grand palace. Akan ada petunjuk disana. Cara menuju grand palace yaitu dengan menggunakan taxi, rata-rata berkisar 200-300 bhat. Hati hati jika supir taxi menawarkan untuk mengunjungi tempat penjualanan perhiasan biasanya sih dia kasi disc untuk tarif argonya jadi 100 bhat, bilang aja NO. kita harus maksa supir taxi menuju grand palace. Tapi bagi pengunjung yang pertama sih gak maslah juga bila naik tuk tuk keliling thailand tidak terlalu mala hanya 300 baht sudah keliling baik itu ke grand palace, wat phoo, dan mall MBK namun kita diajak keliling ke toko perhiasan gak beli juga tidak apa-apa selain itu ke toko souvenir saran gak usah dibeli karena bisa dibilang agak mahal mending beli di Platinum dan ke toko jas seperti biasa tidak beli juga tidak apa.

Kata orang Thailand kalau kita memasukkan koin kedalam wadahnya dan jumlahnya pas maka kemungkinan besar kita akan kembali ke Thailand

Hati-hati di bird park dekat grand palace jangan mau untuk memberi jagung ke burung karena harga jagungnya cukup mahal diawal sipenjual akan bilang free namun pulangnya kita diancam.

Demikian beberapa pengalaman saya di Thailand, selanjuntnya saya akan menceritikan pengalaman travelling saya ke malaysia lengkap dengan rincian biayanya, semoga bermanfaat untuk yang membacanya, mohon maaf juga kalau gambarnya kebanyakn karena memang saya agak narsis sih orangnya...


Sabtu, 13 Juni 2015

Penandatanganan MoU dengan Kejari

Hari yang melelahkan namun hati senang dan tenang. Selesai closing SPI pada pukul 1 dini hari hal yang biasa, sebenarnya bisa lebih cepat namun karena mati lampu dan genset yg mengulah hingga akhirnya pindah ke tempat dan hidup lampu dan alhasil closing dimulai pukul 10 malam. Hal ini terpaksa dilakukan mengingat esok harinya penandatanganan MoU dgn Kejari dimana acara diadakan di Aceh Besar dan tidur pun hanya 4 jam karena jam 6 pagi sudah harus berangkat. Mendaki gunung lewati lembah yg ost ninja hatori itu yg kulalui namun pemandangannya Subhanallah indah benar...

Dan tak disadari perut kepala mulai pusing wuueeekk muntahlah, namun setelah muntah semua aman terkendali , barangkali masuk angin dikit. Alhamdulillah sampai ditempat acara semua kejari hadir alhamdulillah lagi lanjut memberi kata sambutan dan sosialisasi, kirain diskusinya dikit maklum duduk bersama orang hukum yang dibahas peraturan dan ketentuan tapi saya senang karena memang dalam menjalani apapun harus taat kepada peraturan.

Mendekati perut yang keroncongan diskusi pun berakhir lanjut ke acara inti yakni penandatanganannya pada prinsipnya kita sejalan selepas penandatanganan kegiatan akan terus berlanjut seperti pendampingan, advokasi bersama ke Pemda dan lain-lain.



Foto diatas merupakan rangkaian dari acara yakni foto bersama dengan kejari dan kasidatun. Semoga penandatangan ini memberikan manfaat yang baik bagi diri saya, perusahaan dan masyarakat. Amin...

Jumat, 12 Juni 2015

Saya adalah Muhammad Fakhriza

Halo...
Perkenalkan saya adalah Muhammad Fakhriza.
Terkenalkah saya tidak juga namun mungkin bagi sebagian orang akan menganggap saya terkenal atau biasa istilahnya disebut dengan "famous". Jadi teringat sama makanan famous amos... Saya seorang dokter walaupun ilmu kedokteran saya bisa dibilang tidak dipraktekkan lagi, ya itulah pilihan saya.

Kalau ditanya hobi sih banyak meskipun hobi yang banyak tersebut muncul setelah saya menikah, gak tau mengapa mungkin karena saya agak jaim (jaga image) agar banyak wanita yang tertarik ke saya, begitu sudah laku keluar semua hobi yang terpendam diantaranya menyanyi, hobi menyanyi sudah dari dulu namun dulu saya tidak berani untuk tampil didepan umum alias penyanyi kamar mandi, nah sekarang jangan ditanya kalau ada keyboard saya gak menyanyi bisa demam nih badan.

Selain itu saya senang travelling yang menarik dari travelling itu yakni hunting tiket murah, mencari tahu pengalaman orang lain dgn searching di google dan yang paling banyak dari blogger, dari situlah saya sangat tertarik untuk membuat blog sendiri. Sudah banyak tempat yang telah saya kunjungi diantaranya thailand, malaysia, jakarta, batam, padang, aceh dan sumut. Sudah banyak tempat dan banyak pengalaman dan terkadang pun saya yang menjadi tour guide untuk perjalanan tersebut dengan modal searching dan bahasa inggris yang pas-pasan.


Foto diatas merupakan salah satu foto saya yang sedang tarvelling ke Jakarta tepatnya di Monas, banyak cerita ditempat tersebut nanti akan saya ceritakan dengan detail.

Tak perlu panjang lebar lagi tentang saya tentunya dikarenakan badan saya sudah panjang dan lebar. akan banyak cerita-cerita menarik yang akan saya jabarkan tentunya untuk dibagi ke saudara-saudara sekalian...